ANALISIS KESELAMATAN UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN PADA PROSES EVAPORASI DI INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL DENGAN METODE HAZOPS

Authors

  • Putra Oktavianto Pusat Riset Teknologi Daur Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif-ORTN BRIN
  • Noor Anis Kundari Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia-BRIN
  • Ade Saputra Pusat Riset Teknologi Daur Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif-ORTN BRIN
  • Imam Abdurrosyid Pusat Riset Teknologi Daur Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif-ORTN BRIN
  • Andri Saputra Politeknik ATK Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55981/gnd.2023.6844

Keywords:

HIRADC, HAZOPS, Proses Evaporasi, Uranil Nitrat (UN), Evaporator E-601

Abstract

Instalasi elemen bakar eksperimental (IEBE) DPFK – BRIN telah menerapkan standar keselamatan sebagai acuan keselamatannya yang dalam penerapannya menggunakan Hazard Identification Risk Assesment Determining Control (HIRADC). Metode HIRADC mempunyai beberapa kekurangan sehingga dalam penerapannya masih belum maksimal. Sebagai pelengkap dari metode HIRADC, maka dalam penelitian ini akan dilakukan analisis risiko menggunakan metode lain yaitu Hazard and Operability Study (HAZOPS). Pada proses evaporasi larutan uranil nitrat yang akan diidentifikasi potensi bahayanya adalah tangki evaporator E-601. Metode HAZOPS dilakukan berdasarkan diagram proses dan instrumentasi (P&ID) yang ada untuk menentukan potensi bahaya yang mungkin terjadi selama proses evaporasi dilakukan. Metode HAZOPS dilakukan dengan menentukan titik kajian (node) dan parameter, menganalisis penyimpangan atau potensi bahaya dari setiap node, melakukan analisis kemungkinan penyebab penyimpangan dan konsekuensinya, menentukan skala likelihood serta menentukan tingkat risiko dan membuat rekomendasi. Dari penilaian yang telah dilakukan, didapatkan 6 node dan kemudian menghasilkan 11 penyimpangan yang disebabkan oleh 13 kerusakan atau kegagalan peralatan. Penilaian risiko terhadap 13 kerusakan menghasilkan 1 potensi risiko bahaya rendah dan 12 potensi risiko bahaya sedang. Kategori risiko bahaya rendah dapat diatasi dengan penanganan rutin seperti melakukan pemeliharaan preventif dan kalibrasi alat secara berkala. Untuk kategori risiko bahaya sedang, selain memerlukan rekomendasi seperti bahaya rendah, juga diperlukan rekomendasi lain dalam mengatasi penyimpangan yang mungkin terjadi sesuai dengan jenis penyimpangannya. Dari hasil analisis keselamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan juga bahwa HAZOPS dapat melengkapi HIRADC untuk memastikan keselamatan terjaga saat dilakukan proses.

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

Putra Oktavianto, Noor Anis Kundari, Ade Saputra, Imam Abdurrosyid, & Andri Saputra. (2026). ANALISIS KESELAMATAN UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN PADA PROSES EVAPORASI DI INSTALASI ELEMEN BAKAR EKSPERIMENTAL DENGAN METODE HAZOPS. Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir, 26(1), 35–45. https://doi.org/10.55981/gnd.2023.6844

Issue

Section

Articles