PENCANGKOKAN SECARA RADIASI ASAM AKRILAT PADA SELULOSA DENGAN KEBERADAAN METIL METAKRILAT

Authors

  • Meri Suhartini Pusat Aplikasi Isotop Radiasi, BATAN

DOI:

https://doi.org/10.17146/gnd.2016.19.1.2760

Keywords:

Kopolimerisasi cangkok, selulosa, Asam Akrilat, Metil metakrilat

Abstract

PENCANGKOKAN SECARA RADIASI ASAM AKRILAT PADA SELULOSA DENGAN KEBERADAAN METIL METAKRILAT. Dalam studi ini Selulosa pada jerami padi diisolasi secara kimia melalui tahap delipifikasi, demineralisasi, pulping dan delignifikasi. Modifikasi selulosa dilakukan menggunakan metode kopolimerisasi cangkok secara simultan dengan inisiator sinar gamma pada dosis 10 kGy; 20 kGy; 30 kGy; 40 kGy.  Sebagai monomer digunakan asam akrilat (AA) dan metil metakrilat (MMA) dengan 2 macam variasi perbandingan konsentrasi. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan selulosa yang mempunyai sifat fisik kimia tertentu yang dapat dipergunakan sebagai adsorben ion logam pada limbah cair bersuhu tinggi. Pada paper ini konsentrasi pembahasan lebih pada modifikasi selulosa menggunakan metode pencangkokan secara iradiasi. Dilakukan analisis derajat pencangkokan, rasio pengembangan, temperatur degradasi menggunakan differential scanning calorimetry (DSC) dan gugus fungsi menggunakan FTIR. Hasil studi menunjukan  bahwa dosis iradiasi optimal dicapai pada 30 kGy, dengan  persen pencangkokan sebesar 87,99 %. Keberhasilan kopolimerisasi ditunjukkan dengan munculnya puncak baru dari gugus fungsi C=O pada bilangan gelombang 1705 cm-1, C=C pada 1576 cm-1. Temperatur degradasi selulosa setelah pencangkokan dicapai pada 550 °C dan rasio pengembangan dalam air sebesar 117,04%. Keberadaan metil metakrilat menurunkan rasio pengembangan kopolimer selulosa-AA dalam air sebesar  335,42% dibandingkan kopolimer selulosa-AA tanpa MMA.

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

Meri Suhartini. (2026). PENCANGKOKAN SECARA RADIASI ASAM AKRILAT PADA SELULOSA DENGAN KEBERADAAN METIL METAKRILAT. Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir, 19(1 Januari), 15–25. https://doi.org/10.17146/gnd.2016.19.1.2760

Issue

Section

Articles