FABRIKASI DAN KARAKTERISASI MAGNET KOMPOSIT BARIUM HEKSAFERIT DENGAN BINDER SEMEN PORTLAND

Authors

  • Purwo Jatiutoro Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang,Jurusan Fisika, FMIPA-Universitas Negeri Semarang Sekaran Gunungpati Semarang 50229
  • Agus Yulianto Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang,Jurusan Fisika, FMIPA-Universitas Negeri Semarang Sekaran Gunungpati Semarang 50229,Jurusan Fisika, FMIPA-Universitas Negeri Semarang Sekaran Gunungpati Semarang 50229
  • Satria Bijaksana Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang,Jurusan Fisika, FMIPA-Universitas Negeri Semarang Sekaran Gunungpati Semarang 50229,Jurusan Fisika, FMIPA-Universitas Negeri Semarang Sekaran Gunungpati Semarang 50229,Jurusan Fisika, FMIPA-ITB Jl. Ganesha No. 10, Bandung 40132

DOI:

https://doi.org/10.17146/jusami.2007.0.0.5133

Keywords:

Magnet komposit, Barium heksaferit, Semen portland

Abstract

FABRIKASI DAN KARAKTERISASI MAGNET KOMPOSIT BARIUM HEKSAFERIT DENGAN BINDER SEMEN PORTLAND. Pembuatan dan karakterisasi magnet komposit telah dilakukan dengan menggunakan serbuk bahan magnet barium heksaferit (BaO.6Fe2O3) serta bahan pengikat berupa semen portland. Campuran serbuk magnet dan semen portland dibuat dengan porsi serbukmagnet sebesar 86%, 88%, 90%dan 92%. Pencetakan magnet komposit dilakukan dengan teknik cetak dingin (tanpa pemanasan) dengan tambahan bahan perekat berupa larutan Poly Vinyl Alcohol (PVA). Setelah kering dan dihaluskan permukaannya, magnet komposit selanjutnya diuji sifat kemagnetan dan sifat mekaniknya (kuat tekan). Berdasarkan hasil pengukuran dengan permagraph, diketahui bahwa sifat magnetik yang terbaik diperoleh pada komposisi serbuk magnetik sebanyak 90% dengan nilai induksi remanen (Br) sebesar 0,655 kG, medan koersiv (Hc) = 0,553 kOe, dan produk energi maksimum (BH)maks : 95 kGOe. Sementara itu dari hasil uji kuat tekan dengan alat California Bearing Ratio diperoleh sifat mekanik yang terbaik pada komposisi sengan porsi serbuk magnet sebanyak 92 % dengan nilai kuat tekan sebesar 22,152 kg/cm2. Magnet komposit yang dihasilkan dapat menempel pada permukaan logam besi dan dapat digunakan sebagai aksesoris.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1]. SUDIRMAN, RIDWAN, MUJAMILAH, H. JULAIHAdanE. HAYATI, Jurnal Sains Materi Indonesia, 3 (2) (2001)

[2]. YULIANTI, SUDIRMAN, RIDWAN dan D. LISTIANA, Jurnal Sains Materi Indonesia, 3 (2) (2002)

[3]. DEDI, N.IDAYANTI dan S.DJAJA, Pembuatan Magnet Barium Stronsium Ferit untuk Motor DC Mini,Jurnal FisikaHFI, A5(0626),(2002)

[4]. SUDIRMAN, RIDWAN, MUJAMILAH, S. BUDIMANdan F.E. PUTRI, Jurnal Sains Materi Indonesia, 3 (2) (2002)

[5]. L.H.V.VLACK. 1994,Ilmudan Teknologi Bahan (Ilmu Logam dan Bukan Logam), Edisi Kelima, Terjemahan SRIATI DJAPRIE, Jakarta, Erlangga, (1994)

Downloads

Published

31-10-2007

How to Cite

Purwo Jatiutoro, Agus Yulianto, & Satria Bijaksana. (2007). FABRIKASI DAN KARAKTERISASI MAGNET KOMPOSIT BARIUM HEKSAFERIT DENGAN BINDER SEMEN PORTLAND. Jurnal Sains Materi Indonesia, 8(4), 167–169. https://doi.org/10.17146/jusami.2007.0.0.5133