MEMBRAN KOMPOSIT POLIETERETER KETON YANG TERSULFONASI ZEOLIT UNTUK APLIKASI SEL BAHAN BAKAR METANOL LANGSUNG

Authors

  • Handayani Jurusan Teknik Kimia, FTI - ITI Jl. Raya Puspiptek Serpong 15320, Tangeran
  • Dewi Pusat Pengkajian Teknologi Material - BPPT Gd. II, Lt. 22., Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340
  • Purwanto Departemen Teknik Gas dan Petrokimia, FT - UI Kampus Baru UI, Depok 16424
  • Soemantojo Departemen Teknik Gas dan Petrokimia, FT - UI Kampus Baru UI, Depok 16424

Keywords:

Membran komposit, Polieter eter keton, Zeolit, Sel bahan bakar metanol langsung

Abstract

MEMBRAN KOMPOSIT POLIETERETER KETON YANG TERSULFONASI ZEOLIT UNTUK APLIKASI SEL BAHAN BAKAR METANOL LANGSUNG. Membran komposit organik-anorganik berdasarkan pada H-zeolit yang didespersikan dalam polieter-eter keton tersulfonasi (sPEEK) untuk aplikasi sel bahan-bakar metanol langsung (Direct Methanol Fuel Cell/DMFC) telah disintesis dan dikarakterisasi. Persyaratan membran elektrolit untuk DMFC adalah konduktivitas ionik yang tinggi dan permeabilitas metanol yang rendah. Pembuatan membran komposit yaitu polimer sPEEK dilarutkan dalam n-methyl-2-pyrrolidone (12,5%berat) dan ditambahkan H-zeolit pada konsentrasi tertentu (3%hingga 50%). Analisis XRD menunjukkan H-zeolit adalah berbentuk kristalin dan analisis particle size berukuran rata-rata 4 μm. Konduktivitas ionik dari membran komposit dianalisis menggunakan impedansi spektroskopi solatron 1260 berkisar 0,012 S/cmhingga 0,007 S/cm. Permeabilitas metanol membran diukur menggunakan sel difusi menghasilkan sekitar 10-7 cm2/s. Pemakaian zeolit memberikan peningkatan dalam kestabilan panas pada membran sehingga berpeluang untuk aplikasi DMFC suhu tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

-

Downloads

Published

21-10-2026

How to Cite

Handayani, S., Eniya Listiani Dewi, Widodo W. Purwanto, & Roekmijati W. Soemantojo. (2026). MEMBRAN KOMPOSIT POLIETERETER KETON YANG TERSULFONASI ZEOLIT UNTUK APLIKASI SEL BAHAN BAKAR METANOL LANGSUNG. Jurnal Sains Materi Indonesia, 9(1), 52–56. Retrieved from https://ejournal.brin.go.id/jsmi/article/view/7048