PENGARUH KEKENTALAN PEREKAT, SUHU DAN WAKTU CURING PADA PROSES PEMBUATAN KAIN BERBULU DENGAN METODE MEKANIK-ELEKTROSTATI
DOI:
https://doi.org/10.17146/jsmi.2007.8.3.4699Keywords:
Flocking, metode mekanik-elektrostatik, kain kapas, resin akrilik, flock nylonAbstract
PENGARUH KEKENTALAN PEREKAT, SUHU DAN WAKTU CURING PADA PROSES PEMBUATAN KAIN BERBULU DENGAN METODE MEKANIK-ELEKTROSTATIK. Flocking adalah proses pembuatan kain berbulu dengan mengoleskan perekat (adhesive) pada kain dasar, kemudian ditempeli flock (rambut-rambut serat pendek) yang terletak tegak lurus pada permukaan kain dengan metode mekanik-elektrostatik . Faktor yang mempengaruhi kualitas kain berbulu atau flock yang dihasilkan adalah kekentalan perekat, suhu dan waktu curing. Untuk mendapatkan mutu kain flock yang baik , telah dilakukan percobaan pembuatan kain flock dengan dasar kain kapas, menggunakan perekat dari kopolimer resin akrilik dan flock dari nylon 66 dengan variasi kekentalan perekat pada range 200 poise hingga 350 poise dengan selang 50 poise, Suhu curing range 130 oC sampai dengan 170 oC dengan selang 10 oC, dan waktu pada range 3 menit hingga 6 menit dengan selang 1 menit. Hasil percobaan diuji terhadap ketahanan gosok, kekakuan, kekuatan sobek, kekuatan tarik dan mulur kain. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan kekentalan perekat sampai 300 poise akan meningkatkan ketahanan terhadap gosokan, menurunkan kekakuan, menaikkan kekuatan tarik dan mulur kain, peningkatan kekentalan perekat sampai 350 poise akan meningkatkan kekuatan sobek. Peningkatan suhu curing sampai 170 oC dan waktu sampai 6 menit, akan meningkatkan ketahanan terhadap gosokan, kekakuan, menurunkan kekuatan sobek dan menurunkan mulur kain. Sedangkan peningkatan suhu curing sampai 160 oC dengan waktu sampai 4 menit akan meningkatkan kekuatan tarik, tetapi pada peningkatan suhu dan waktu curing lebih tinggi akan menurunkan kekuatan tarik. Kain flock dengan mutu baik diperoleh pada kondisi kekentalan perekat 300 poise, suhu curing 160 oC dan waktu curing 4 menit
Downloads
References
. ULRICHMAAG, Principles of Flocking,Adhesive
Age Germany, September (1975)
. ROHM and HASS, Rhoplex Acrylic Emulsion for
fiber Flocking, Rohm and Hass Company, (1980)
. PATENT, Improvement in or Relating to
Electrostatic Flocking Processes, Patent
Specification 975.082, November (1964)
. KANEBO, Acrylic Emulsion For Fiber Processing,
Kanebo-NSC, Ltd, Japan, Product Information
(2005)
. KASSACK,F. REICH, F.,SCHMITZ.and HEYL,G.,
Flocking, Bayer Farben Review, Special Edition
No 2, (2004)
. SHIELDS, J., Adhesive Handbook, Sira For The
Ministry of Technology, (2004)
. IINUMA NORISIMA, Modern Flock Printing and
Coating, Haimorekura Publisher Association,
Kyoto Japan (1968)
. IINUMA NORISIMA, Practical Method For
Flocking Manufacturing, Haimorekura Publisher
Association, Kyoto Japan (1979)
. MULLER, J., Flocking of Synthetic Materials,
Hanau, Germany. (2004)
. BAUER, G., New Flock Adhesive Systems,
Fachhochschule, Darmstadt, September 1982
Textiles Month, March (1982)
. ANTHONY, E., Resin Bounding of FiberfillTextiles
Month, March (1982)
. UNION CARBIDE, Ucar Emulsion I-28 Acrylic
Thickening Agent, Union Carbide, Product
Information, (2005)
. HIRANO KINZUKO, Spesification of Flocking
Machine, Hirano Kinzoku Co Ltd, Osaka Japan
(2002)
. ARTO. B, Textile Materials for The Flocking
Industry, Fachhochschule, Darmstadt, Textiles
Month, March (1982)
. AARON GENE ROBERT, Organic Coating, United
State Department of Commerce, Washington,
February (1968)
. BARDEN, E.L, Flocked Materials Technology and
Applications, Noyes Data Corporation, USA,
(1972)
. BROKEMEIER, D., New Findings in Flocking
Textile Substrate, Chemiefasern/Textile Industries,
(1980)
. TANASESCU, F.T. ANTOHI, C and STERE, E.,
Flock 82, (1982)
. WALTER MEIER, Flock (2) (1976)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





