PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT POLIMER BERPENGUAT SERAT ALAM

Authors

  • Ratni Kartini
  • Hanedi Darmasetiawan
  • Aloma Karo Karo
  • Sudirman Sudirman

DOI:

https://doi.org/10.17146/jsmi.2002.3.3.5069

Keywords:

Serat alam, composite reinforced, epoksi, poliester

Abstract

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT POLIMER BERPENGUAT SERAT ALAM. Telah dilakukan pembuatan komposit dengan matriks polimer yaitu epoksi dan poliester dengan bahan penguat (filler) serat alam, yaitu serat pisang dan serat ijuk yang dikombinasikan satu sama lain menjadi empat macam komposit yaitu komposit epoksi-pisang, epoksi-ijuk, poliester-pisang, dan poliester-ijuk. Untuk keempat macam komposit tersebut, pengaruh penambahan lapisan serat pada matriks polimer terhadap sifat mekanik dan mikrostruktur bahan komposit dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan, secara umum penambahan lapisan serat menurunkan nilai kekuatan tarik komposit, kecuali untuk komposit bermatriks epoksi dengan penguat serat ijuk. Nilai kekuatan tarik tertinggi diperoleh komposit epoksi-serat ijuk 3 lapis yaitu 45,44 MPa, sedangkan komposit epoksi-serat pisang 3 lapis memiliki nilai kekuatan tarik sebesar 30,47 MPa. Nilai kekuatan tarik terendah diperoleh komposit poliester-serat pisang 3 lapis yaitu 15,62MPa, sedangkan jika ditambahkan serat ijuk 3 lapis kekuatan tariknyamenjadi 22,18MPa. Selain itu, penambahan serat pada matriks polimer secara umum menurunkan nilai kekerasan komposit. Dari pengamatan strukturmikro ternyata kurangnya ikatan antara serat dengan matriks polimer dan distribusi serat pada matriks polimer mempengaruhi nilai kekuatan tarik dan nilai kekerasan bahan komposit.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1]. FELDMAN, DOREL and ANTON J. H. Bahan Polimer Kontruksi Bangunan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.(1995)

[2]. WIBOWO, IGNATIUSY. Polimer sebagai Bahan Pengikat dalam Pembuatan Komposit Magnet. Laporan Praktik Lapangan. Jurusan Kimia.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Tidak Diterbitkan. (1999)

[3]. ABDULLAH, ISKANDAR dan NURFAJRI. Serat Ijuk sebagai Pengganti Serat Gelas dalam Pembuatan Komposit Fiberglass. Laporan Penelitian. Fakultas Teknik. Universitas Syiah Kuala. Aceh. Tidak Diterbitkan. (2000)

[4]. BHAGWAN D, AGARWAL. Analysis and Performance of Fiber Composite. John Wiley & Sons. NewYork.(1980)

[5]. MATHEW, F. L, and R. D. RAWLINGS. Composite Materials: Engineering and Science. Chapman & Hall. London. (1994)

[6]. COLLING,DAVIDA., andTHOMASVASILOS.Industrial Material: Polyme Ceramics and

Composite. Vol 2. Prentice Hall. (1995)

[7]. NICOLAIS, L., et. al. Sciense and Technology of

Polymer Composite. Di dalam Güneri Akovali (editor). The Interfacial Interaction in Polimer Composites. NATOASI Series. Netherlands.(1993)

[8]. ANONYMOUS. Annual Book of ASTM Standards. Part 36.American Societyfor Testing and Materials. USA.(1982)

[9]. KAW, AUTAR K. Mechanics of Composite Materials. CRC Press LLC. USA.(1997)

[10]. GIBSON, RONALD F. Principle of Composite Materials Mechanics. McGraw-Hill. (1994)

[11]. SITEPU, MIMPIN. Studi Adhesi Serat Alam-Matriks Resin Polimer. Laporan Penelitian. Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian

pada Masyarakat. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Tidak Diterbitkan. (1994)

[12]. KARIMAH, IRDAYA. Sintesis dan Karakterisasi Sifat Mekanik dan Fisik Komposit Polipropilena/Serbuk Kayu Gergaji. Jurusan Fisika. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya. Tidak Diterbitkan.(2001)

[13]. NIELSEN, LAWRANCE E. and ROBERT F. LANDEL. Mechanical Properties of Polymer and Composites. Marcel Dekker, New York.(1994)

Downloads

Published

30-06-2002

How to Cite

Kartini, R., Darmasetiawan, H., Karo Karo, A., & Sudirman, S. (2002). PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT POLIMER BERPENGUAT SERAT ALAM. Jurnal Sains Materi Indonesia, 3(3), 30–38. https://doi.org/10.17146/jsmi.2002.3.3.5069