IMPLEMENTATION OF MINIMUM SERVICE STANDARD IN JEMBRANA REGENCY AS AN EFFORT TO CREATE ACCOUNTABLE REGIONAL GOVERNMENT A MODEL FOR THE GOVERNMENT OF PEMATANGSIANTAR REGENCY

Main Article Content

Edward Simon Hasudungan Sitorus

Abstract

This writing is trying to analyze the Implementation Minimum Standard of Service particularly in Permittance Service related to create the accountable Jembrana Local Government. In order to reach the purpose, this study is using qualitative method by observing the secondary data from various resources. This study shows that Jembrana Local Government is successful to implement Minimum Standard of Service particularly in Permittance Service through procedure assurance, time assurance and cost assurance. The implementation has the effect in increasing indigenous region income, number of trader, employment and investment. The effects then, will create accountable local government. Furthermore, Pematangsiantar Local Government can make this model to be implemented in its region.

Article Details

Section
Articles

References

Executive Summary: Stratategi Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Daerah (http://www.lan.go.id/kajian/Abstrak, diakses 27 Oktober 2011)

Sistem Pelayanan Satu Pintu Melenyapkan Praktik Pungutan Liar. 2008.(www.jembranakab.go.id/foto.../Perijinan_pemkab_Jembrana_2008.p... diakses 6 November 2011)

Roudo, M dan A. Saepudin. 2008. Meningkatkan Pelayanan Publik Melalui Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM): Konsep, Urgensi dan Tantangan (www.bappeda.semarang.go.id/.../publikasi/Meningkatkan_Pelayanan_Publik melalui SPM.pdf , diakses 27 Oktober 2011)

Nursitama, N. T., D. Hariyati, dan Prianto, S. I.Prianto. 2010. Reformasi Pelayanan Perizinan

dan Pembangunan Daerah: Cerita Sukses Tiga Kota (Purbalingga, Makassar, dan Banjar Baru)(www.transparansi.or.id/wp-content/uploads/.../Otonomi_Daerah.pdf diakses 6 Nov 2011).

Ridwan, M. 2008. Kebijakan Badan Pelayanan Terpadu Dalam Pelayanan Satu Pintu atau Satu Atap (One Stop Service). (www.pustaka.unpad.ac.id/.../pelayanan_perizinan_terpadu_satu_pintu_bagi_...diakses 6 Nov 2011).

Survei Kabupaten/Kota Terbaik di Indonesia untuk Bidang Pelayanan Penanaman Modal Tahun 2009.(http://www.kppod.org/index.php?option=com_content&view=article&id=8&Itemid=47 diakses 6 November 2011).

Hasil Sensus Penduduk 2010 Kabupaten Jembrana. 2010. (www.bps.go.id/hasilSP2010/bali/5101. pdf diakses 6 November 2011)

Hasil Sensus Penduduk 2010 Kota Pematang siantar. 2010. (www.bps.go.id/hasilSP2010/sumut/1273.pdf diakses 6 November 2011)

Rahmanurrasjid, A. 2008. Akuntabilitas dan Transparan si dalam Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Baik di Daerah. (eprints.undip.ac.id/16411/1/Amin_Rahmanurrasjid. pdf diakses 04 nov 2011).

Buku Pelayanan Perizinan Terpadu Tahun 2010. (http://www.jembranakab.go.id/hukum/buku. pdf, diakses 8 November 2011).

Hidayat, A. 2010. Transparansi Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Indonesia (www.fisip.untagjakarta.ac.id/transparansipenyelenggara

anpelayanan publik di Indonesia, diakses 27 Oktober 2011).

Profil Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2010 (www.jembranakab.go.id, diakses 6 November 2011).