Decorative Ancient Gravestones on Lombok Island: A Preliminary Study of Lombok Gravestones Typology Nisan Kuna Berhias di Pulau Lombok: Suatu Studi Pendahuluan Tipologisasi Nisan Lombok
Main Article Content
Abstract
Ancient gravestones are archaeological remains from the Islamic period that are widely distributed across the Nusantara archipelago. However, research on these objects in Central Indonesia, particularly on Lombok Island, remains limited and tends to be descriptive. Consequently, the unique ornamental variety representing the acculturation of local Sasak elements with megalithic, Hindu-Buddha, and Islamic traditions has not been extensively revealed. This paper aims to provide a preliminary review of the morphological typology and decorative motifs of ornamented ancient gravestone on Lombok Island. Utilizing literature studies and field surveys across 12 sites, this research identifies four main typologies: the Lombok-Tralaya Type, the Lombok-Bugis Type, the Lombok Type, and the Aceh Type. The analysis indicates that the Lombok-Tralaya and Lombok-Bugis types served as the precursors to the emergence of the Lombok Type, reflecting the process of cultural adaptation and the creativity of the Sasak people.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ambarawati, A. (2013). Peradaban masa Hindu Budha di Nusa Tenggara Barat. Dalam Dr. I Made Sutaba (Ed.), 100 tahun purbakala peradaban Bali-Nusra dalam perspektif arkeologi (hlm. 62–78). Balai Arkeologi Denpasar.
Ambary, H. M. (1998). Menemukan peradaban, arkeologi dan islam di Indonesia (Jajat Burhanudin, Ed.). Puslit Arkenas.
Graaf, Dr. H. J. de. (1940). Lombok in de 17e eeuw. Djawa, (1), 538–556.
Haris, T. (1987). Seni keislaman Lombok: Sebuah kasus transformasi. Dalam Estetika dalam Arkeologi Indonesia (hlm. 265–277). Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Haris, T. (1993). Laporan Penelitian Pembawa dan Penyebar Islam di Lombok. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Haris, T. (1994). Laporan Penelitian Saksak, Lombok Mirah hingga Salaparang. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Haris, T. (1995). Laporan Penelitian Situs dan Peninggalan Arkeologi Gunung Pujut. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Haris, T. (1996). Laporan Penelitian Makam Kramat Raja - Selaparang Lombok. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Haryosoedigdo, F. (1989). Bentuk motif hias tumpal pada pipi tangga candi-candi di Jawa Timur [Skripsi]. Universitas Indonesia.
Hidayah, M., Bawono, R. A., & Jaya, I. B. S. (2023). Karakteristik nisan dan ornamen pada Situs Makam Kenaot di Kabupaten Lombok Timur. Stupika: Journal of Archaeology and Culture, 6(2), 97–106.
Inagurasi, L. H. (2009). Karakteristik kompleks pemakaman kuna Selaparang. Kalpataru, Majalah Arkeologi, (1), 71–80.
Istari, T. M. R. (2015). Ragam hias candi-candi di Jawa, motif dan maknanya (Prof. Ris. Dr. Bambang Sulistyanto, Ed.). Kepel Press.
Jalil, L. A. (2017). Nisan kuno di Jailolo: Bukti perkembangan Islam abad ke-18 di Maluku Utara. Berkala Arkeologi, 37(2), 195–207.
Keling, G. (2015). Makam kuna Situs Geliting, Kabupaten Maumere, Nusa Tenggara Timur. Forum Arkeologi, 28(3), 187–196.
Keling, G. (2019). Makam kuno di Situs Anggareksa, Kecamatan Lombok Timur, Kabupaten Lombok: Bukti pengaruh awal Islam di Lombok. Siddhayatra, 24(2), 90–105.
Koestoro, L. P. (2016). Gampong Pande, situs penting di ujung utara Pulau Sumatera. SBA, 19(2), 75–95.
Magetsari, N. (2010). Local genius. Jumantara, 1(1), 129–140. https://doi.org/https://doi.org/10.37014/jumantara.v1i1.108
Makmur, Purnamasari, N. A., Hasanuddin, Ramli, M., Hadrawi, M., AKW, B., & Sahroni, A. (2022). Nisan khas Bugis Bone: Pertemuan budaya lokal dengan agama Islam. WALENNAE: Jurnal Arkeologi Sulawesi Selatan Dan Tenggara, 20(2), 97–112. https://doi.org/10.24832/wln.v20i2.713
Marrison, G. E. (1999). Catalogue of Javanese and Sasak texts. KITLV Press.
Muhaeminah. (2008). Kubur Islam kuno di pesisir Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Walennae, 10(14), 62–70.
Nurhakim, L. (1990). Tinjauan tipologi nisan pada makam Islam kuno di Indonesia. Dalam Proceedings Analisis Hasil Penelitian Arkeologi I: Religi dalam kaitannya dengan kematian (hlm. 75–84). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. (1985). Laporan kegiatan penelitian arkeologi selama PELITA II. CV Manghayu Warga.
Rachmiati, M. (1988). Bentuk-bentuk nisan kuna di Troloyo, Trowulan-Jawa Timur, sebuah tinjauan deskriptif [Skripsi]. Universitas Indonesia.
Riel, A. C. J. (1940). Aanteekeningen naar aanleiding van het desafeest op den Poedjoetheuvel. Djawa, 21(1), 375–392.
Sodrie, A. C. (1977). Laporan hasil survei di daerah Nusa Tenggara Barat No. 12.
Stutterheim, W. F. (1937). Een inscriptie van Lombok. Djawa, 17(5 and 6), 309–310.
Suparman, L. G. (1994). Babad Lombok. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Wacana, L., BA, S., Rayes, D., Muhammad Arsyad, & Itrawadi. (1986). Upacara tradisional daerah Nusa Tenggara Barat: Upacara kematian. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Wiyana, B. (2008). Dari menhir ke nisan: Suatu dinamika budaya. In Kumpulan Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi Ke-IX Kediri, 23—28 Juli 2002. Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.
Yatim, O. M. (1988). Batu Aceh: Early Islamic gravestones in Peninsular Malaysia. Museum Association of Malaysia.