Jurnal Berkala Arkeologi Volume 46 No. 1 Edisi Mei 2026 menyajikan lima artikel bertema arkeologi multidisipliner dari para peneliti, akademisi, dan praktisi. Artikel pertama membahas mitigasi risiko longsor di Kawasan Petirtaan Belahan (Pasuruan) yang memiliki risiko rendah hingga sedang. Artikel kedua mengkaji tipologi dan ragam hias nisan kuna di Lombok sebagai cermin akulturasi budaya Jawa, Bugis-Makassar, dan Aceh. Artikel ketiga meneliti perkembangan transportasi kereta api SS Pajakoemboeh di Afdeeling Limapuluh Kota serta dampak ekonomi-sosialnya. Artikel keempat menggunakan pendekatan arkeologi komunitas untuk pelestarian Situs Ngadirojo di lereng Gunung Merbabu sebagai pusat kebudayaan. Artikel kelima merumuskan strategi pelestarian makam Tuanku Imam Bonjol di Sulawesi Utara melalui konservasi fisik, tata kelola kolaboratif, edukasi publik, dan pemanfaatan berkelanjutan. Demikian kelima artikel edisi Mei 2026, semoga kelima artikel tersebut dapat menambah wawasan dan kemajuan ilmu pengetahuan dalam bidang arkeologi khususnya. 

Published: 2026-05-31

DOI: https://doi.org/10.55981/jba.2026.12875
DOI: https://doi.org/10.55981/jba.2026.9253
DOI: https://doi.org/10.55981/jba.2026.9669
DOI: https://doi.org/10.55981/jba.2026.9225
DOI: https://doi.org/10.55981/jba.2026.11463