IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERDASARKAN STRUKTUR POLEN SEBAGAI SUMBER PAKAN LEBAH MADU (Apis cerana Fabricius, 1793) DI MARIBAYA, LEMBANG, KAWASAN TEPI TAMAN HUTAN RAYA IR. H. DJUANDA, KABUPATEN BANDUNG BARAT
DOI:
https://doi.org/10.55981/berita_biologi.2026.10211Keywords:
Apis cerana, Asetolisis, Maribaya, Polen, Tithonia diversifoliaAbstract
Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda merupakan kawasan konservasi yang membentang dari Dago Pakar hingga Maribaya. Maribaya merupakan salah satu kawasan di sekitar tepi kawasan Tahura, dimana terdapat potensi pemanfaatan lebah madu. Lebah madu Asia (Apis cerana) merupakan salah satu serangga yang berada di Tahura dan memiliki potensi sebagai penyerbuk bagi vegetasi di sekitarnya. Polen yang dikumpulkan oleh lebah dapat merefleksikan komposisi vegetasi berbunga di sekitarnya. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui keragaman polen yang mendominasi sumber pakan lebah madu A. cerana di Peternakan Lebah ‘Madu Maribaya Sari Alam Legend Bee’ pada Kawasan Maribaya. Penelitian ini dilakukan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda dari bulan Mei - Agustus 2024. Identifikasi tumbuhan dilakukan berdasarkan analisis polen yang diperoleh melalui jebakan polen dan diidentifikasi menggunakan metode asetolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kawasan Maribaya ditemukan 17 famili polen yang terdiri atas 24 spesies. Spesies polen yang paling dominan adalah kipait (Tithonia diversifolia) dengan persentase sebesar 68,21%. Temuan ini menunjukkan bahwa T. diversifolia berperan sebagai sumber polen utama bagi A. cerana, meskipun termasuk tumbuhan semak invasif.
