PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.)
DOI:
https://doi.org/10.55981/berita_biologi.2026.13473Keywords:
Allium fistulosum L., Budidaya Sayuran, Limbah Ternak, Pupuk OrganikAbstract
Allium fistulosum L. dikenal sebagai bawang daun yang merupakan tanaman hortikultura bernilai ekonomi tinggi dan berpotensi dibudidayakan secara intensif maupun komersial, namun produktivitasnya kerap terhambat oleh kenaikan harga dan kelangkaan pupuk subsidi, sehingga pemanfaatan pupuk kandang dari berbagai jenis ternak menjadi alternatif solusi yang dapat diterapkan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beberapa jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman bawang daun serta mendeskripsikan jenis dan dosis pupuk kandang yang paling optimal. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalianget, Wonosobo, Jawa Tengah mulai dari Januari-April 2025. Penelitian ini menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jenis pupuk kandang yang terdiri dari pupuk kandang sapi (P1), pupuk kandang kambing (P2), pupuk kandang ayam (P3), dan pupuk kandang kelinci (P4). Faktor kedua yang diuji yaitu dosis pupuk kandang terdiri dari: 50 g/polibag (K1), 100 g/polibag (K2), dan 150 g/polibag (K3), setiap perlakuan diulang 3 kali. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi pupuk kandang menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kelinci dosis 100 g/polibag (P4K2) pada tanaman bawang daun menunjukkan hasil optimal pada sebagian besar peubah pertumbuhan, yaitu diameter batang, berat segar dan berat kering tanaman (baik total maupun tanpa akar). Dengan demikian, pupuk kandang kelinci berpotensi besar sebagai alternatif pupuk organik dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman bawang daun secara optimal.
