REVIEW ARTIKEL: KOMPOSISI FITOKIMIA DAN AKTIVITAS BIOLOGIS PRODUK LEBAH DARI Heterotrigona itama
DOI:
https://doi.org/10.55981/berita_biologi.2026.13586Keywords:
bee bread, propolis, madu, fenolik, flavonoidAbstract
Heterotrigona itama merupakan spesies lebah tanpa sengat yang ditemukan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di kawasan hutan tropis seperti Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Lebah ini menghasilkan madu, propolis, dan bee bread. Tinjauan ini bertujuan untuk mengkaji komposisi fitokimia dan aktivitas biologis produk lebah H. itama. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka artikel ilmiah yang diambil dari basis data terindeks seperti Google Scholar, Elsevier, MDPI, SpringerLink, Taylor & Francis, Wiley, IOP Publishing, serta database nasional seperti MyJurnal Malaysia dan Garuda (Indonesia). Temuan ini menunjukkan variasi senyawa bioaktif sangat dipengaruhi oleh bagian yang di analisis atau produk, asal sampel atau geografis, dan metode ekstraksi yang digunakan. Propolis mengandung kadar Total Phenolic Content (TPC) dan Total Flavonoid Content (TFC) tertinggi dengan aktivitas antioksidan terkuat, diikuti oleh bee bread, sementara madu menunjukkan nilai yang relatif lebih rendah tetapi berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Aktivitas biologis yang dilaporkan mencakup antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes, antiobesitas hingga kanker. Dari hasil telaah kami menyimpulkan, produk lebah H. itama memiliki potensi yang signifikan untuk dikembangkan sebagai pangan fungsional dan agen peningkat kesehatan alami.
