PENGARUH pH, SUHU DAN WAKTU INKUBASI ANTIBAKTERI YANG DIHASILKAN Lacticaseibacillus rhamnosus KBJ TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.55981/berita_biologi.2026.14308Keywords:
Difusi Sumuran, Escherichia coli, Lacticaseibacillus rhamnosus KBJ, Resistensi antibiotik, Staphylococcus aureusAbstract
Lacticaseibacillus rhamnosus adalah bakteri gram positif yang dapat menghasilkan senyawa antibakteri seperti bakteriosin dan peptida yang dapat menghambat pertumbuhan patogen. Salah satu patogen infeksi yang menyerang organ manusia adalah bakteri dan yang paling umum ditemukan pada manusia yaitu bakteri S. aureus dan E. coli. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pH, suhu, dan waktu inkubasi antibakteri yang dihasilkan Lacticaseibacillus rhamnosus KBJ terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Desain penelitian ini secara eksperimental dengan metode difusi sumuran. Populasi pada penelitian ini adalah Lacticaseibacillus, dan bakteri patogen. Sampel yang digunakan adalah isolat Lacticaseibacillus rhamnosus KBJ, E. coli dan S. aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum untuk aktivitas antibakteri tertinggi adalah pH 5 dan suhu optimum untuk aktivitas antibakteri tertinggi adalah 40°C baik terhadap S. aureus maupun E. coli, waktu inkubasi terbaik untuk produksi antibakteri yaitu pada S. aureus adalah 24 jam dan E. coli 12 jam. Aktivitas antibakteri yang dihasilkan Lacticaseibacillus rhamnosus KBJ menunjukkan kemampuan menghambat pertumbuhan E. coli lebih besar dibanding S. aureus.
