UJI TOKSISITAS AKUT DELPHINOL® EKSTRAK MAQUI BERRY (Aristotelia chilensis) PADA TIKUS SPRAGUE-DAWLEY BETINA
DOI:
https://doi.org/10.55981/berita_biologi.2026.14648Keywords:
Aristotelia chilensis, Delphinol®, tikus Sprague-Dawley, toksisitas akutAbstract
Delphinol® merupakan ekstrak terstandar dari buah maqui berry (Aristotelia chilensis) yang kaya antosianin. Evaluasi toksikologi digunakan untuk menilai keamanan senyawa aktif yang terkandung di ekstrak tanaman. Tujuan penelitian ini menentukan nilai toksisitas (LD50) dari Delphinol®, yaitu ekstrak terstandar buah maqui berry, guna memastikan keamanannya untuk digunakan. Penelitian dilakukan menggunakan 6 ekor tikus Sprague-Dawley betina, terbagi dua kelompok yaitu perlakuan Delphinol® dan normal. Dosis Delphinol® yang digunakan adalah 5000 mg/kg. Gejala klinis toksisitas diamati selama 24 jam pertama setelah pemberian bahan uji untuk memantau kemungkinan terjadinya kematian. Selanjutnya, dilakukan pengamatan klinis harian selama 14 hari, disertai pemantauan berat badan dua kali dalam seminggu guna mengevaluasi potensi efek toksik yang mungkin timbul. Setelah itu dilakukan pengamatan individu terhadap ada tidaknya gejala keracunan dengan cara tikus dikorbankan untuk ambil darah dengan analisis hematologi dan ALT serta organ vital seperti otak, jantung, hati, paru-paru, limfa, ginjal, uterus, ovarium diamati makropatologi dan ditimbang beratnya, serta organ hati dan uterus diamati histopatologinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Delphinol® pada dosis 5000 mg/kg berat badan tidak menyebabkan kematian maupun gejala toksisitas akut. Dengan demikian, nilai LD50 Delphinol® lebih dari 5000 mg/kg berat badan sehingga masuk dalam kategori aman dan tergolong praktis tidak toksik.
