MIKROMORFOLOGI POLEN DAN ANALISIS NUMERIK Plagiostachys Ridl. (ZINGIBERACEAE) DARI SUMATRA DAN IMPLIKASI SISTEMATISNYA
DOI:
https://doi.org/10.55981/berita_biologi.2026.15465Keywords:
Taksonomi Numerik, SEM, Sumatra, Plagiostachys, Palinology, ZingiberaceaeAbstract
Studi mikromorfologi polen dan analisis numerik karakter morfologi telah dilakukan terhadap lima taksa Plagiostachys yang terdistribusi di Sumatra. Observasi mikromorfologi polen dilakukan menggunakan mikroskop cahaya (Light Microscope/LM) dan mikroskop elektron pemindai (Scanning Electron Microscope/SEM). Pengelompokan taksa dilakukan secara numerik menggunakan analisis UPGMA berdasarkan 16 karakter makromorfologi dan mikromorfologi. Butir polen yang diamati tergolong tipe monad, berbentuk prolate-sphaeroidal, tidak memiliki apertur (inaperturate), berukuran sedang (medium), dengan tipe ornamentasi dinding polen micro-rugulate, psilate, dan echinate-reticulate. Ornamentasi berduri (echinate) ditemukan pada sebagian besar spesies Plagiostachys, dan pada tingkat spesies, karakter ini memberikan evidensi tambahan yang signifikan untuk membedakan P. roseiflora dan P. crocydocalyx. Analisis numerik menghasilkan dua kelompok utama, dengan P. crocydocalyx dan P. roseiflora pada kelompok A, dan kelompok B terbagi menjadi 2 subkelompok: subkelompok I terdiri dari seluruh individu P. mucida dan Plagiostachys sp. sedangkan subkelompok II terdiri dari seluruh individu P. sumatrensis. Sebagai kesimpulan, karakter mikromorfologi polen memberikan kontribusi secara sistematis untuk memperkuat klasifikasi genus Plagiostachys.
