Medical Waste Management: Comparative Insight from Australia and Indonesia Pengelolaan Limbah Medis: Wawasan Komparatif dari Australia dan Indonesia
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Pandemi COVID-19 telah menjadi masalah global, salah satunya adalah pengelolaan limbah medis secara efektif, terutama di negara-negara dengan sistem kesehatan yang berbeda seperti Indonesia dan Australia. Di Indonesia, pengelolaan limbah medis selama pandemi menghadapi tantangan serius, termasuk infrastruktur yang terbatas dan kurangnya kesadaran tentang risiko limbah infeksius. Sementara itu, Australia menunjukkan sistem yang lebih terstruktur, dengan regulasi ketat dan teknologi modern untuk pengelolaan limbah. Peningkatan signifikan dalam jumlah limbah medis akibat lonjakan kasus COVID-19 terjadi di kedua negara tersebut. Namun, pendekatan berbeda; Indonesia masih menghadapi berbagai masalah seperti keterbatasan sumber daya, infrastruktur, dan teknologi, serta masih rendahnya tingkat kepatuhan terhadap peraturan yang ada walaupun sudah terdapat peraturan yang mengatur tentang pengelolaan limbah medis berbasis wilayah, sedangkan Australia mengimplementasikan sistem pengelolaan yang terintegrasi dengan fokus pada keberlanjutan dan keselamatan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan di kedua negara, pendekatan yang proaktif dan investasi dalam teknologi serta edukasi masyarakat menjadi kunci dalam pengelolaan limbah medis yang efektif. Dengan mempelajari praktik terbaik dari Australia, Indonesia dapat mengembangkan strategi yang lebih baik untuk pengelolaan limbah medis di masa depan, tidak hanya selama pandemi tetapi juga dalam menghadapi krisis kesehatan lainnya
Abstract
The COVID-19 pandemic has become a global issue, including the effective management of medical waste, especially in countries with different health systems, such as Indonesia and Australia. In Indonesia, medical waste management during the pandemic faced serious challenges, including limited infrastructure and limited awareness of the risks posed by infectious waste. Meanwhile, Australia shows a more structured system, with strict regulations and modern technology for waste management. A significant increase in medical waste due to the surge in COVID-19 cases occurred in both countries. However, the approaches are different; Indonesia still faces various problems, such as limited resources, infrastructure, and technology, as well as the low level of compliance with existing regulations, even though there are regulations governing region-based medical waste management, while Australia implements an integrated management system with a focus on sustainability and safety. This comparison shows that despite challenges in both countries, a proactive approach and investment in technology and public education are key to effective medical waste management. By learning from Australia's best practices, Indonesia can develop more effective strategies for medical waste management in the future, not only during the pandemic but also in the face of other health crises.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.